KOMPAS Yogyakarta

Komunitas Mahasiswa Kelapa Sawit — G’BYE Angkt 2005 and G’Work Angkt 2006

  • KOMPAS

  • Blog Stats

    • 89,973 Pengunjung
  • Chatting Yuk…..

  • Statistik MLM Indonesia

    Statistik MLM Indonesia
  • Meta

  • Arsip

  • My Comment

    mirad sahri di Mahasiswa Magang di Perkebunan…
    Instiper di SARJANA PERKEBUNAN KELAPA SAWI…
    Peluang kerja di per… di Luas, Peluang Kerja di Pe…
    ali asa ad di Pabrik Kelapa Sawit Mini
    adinovi wahyudi di MAMUJU UTARA PENGHASIL SAWIT T…
    H.syamsuri juhri di Pabrik Kelapa Sawit Mini
    Dominicus di Pengendalian Hayati Ulat Api M…
    winarto di Pabrik Kelapa Sawit Mini
    Nessar di MAMUJU UTARA PENGHASIL SAWIT T…
    hotmatua.hasibuan di Pabrik Kelapa Sawit Mini
  • SPKS Photos

  • Online

  • Agustus 2009
    S S R K J S M
    « Jul   Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Iklan

Harga Sawit Ditentukan Pasar

Posted by erik12127 pada 18 Agustus, 2009

Sepertinya nasib petani sawit di Dharmasraya belumlah seperti yang diharapkan. Petani berada di pihak yang tidak bisa berbuat apa-apa terutama dalam hal penetapan harga. Akibatnya petani terpaksa menjual sawit berdasarkan harga yang dipatok pabrik berapapun harganya. Hal tersebut terjadi lantaran belum adanya pabrik kelapa sawit di Dharmasraya untuk menetralisir harga sawit.


“Jika kita punya pabrik kelapa sawit akan membantu masyarakat dalam hal penetapan harga sawit. Tidak seperti saat ini, harga sawit berdasarkan penetapan dari masing-masing pabrik, tiap pabrik mempunyai harga yang berbeda. Artinya harga sawit tidak bisa dipatok, melainkan berfluktuatif setiap hari, sehingga tidak salah jika terjadi monopoli harga sawit yang dilakukan oleh pabrik-pabrik sawit yang ada di Dharmasraya,” tegas Kepala Dinas Perkebunan Dharmasraya Reni Mayerni.
Pemkab Dharmasraya, ungkap Reni, sampai hari ini belum punya kesepakatan dengan pabrik dalam hal penetapan harga dan masih dalam tahap negosiasi.


Walau ada delapan pabrik sawit namun semuanya menetapkan harga sendiri. Saat ini terdapat sekitar 28 ribu hektare lahan sawit yang merupakan perkebunan rakyat dengan produksi  28 ribu ton perhari. Sedangkan luas perkebunan swasta berkisar 35 ribu hektar dengan produksi  7 ribu ton per tahun, uranu wanita berkulit putih tersebut.


Menyikapi persoaan tersebut Ketua DPRD Dharmasraya St Darman Dt Karajaan menilai Pemkab Dharmasraya terkesan kurang proaktif dalam menyikapi kondisi dan situasi tersebut. Untuk itu diharapkan kepada Pemkab agar lebih jeli melihat kondisi yang terjadi, hal tersebut berkaitan langsung dengan peningkatan prekonomian masyarakat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: