KOMPAS Yogyakarta

Komunitas Mahasiswa Kelapa Sawit — G’BYE Angkt 2005 and G’Work Angkt 2006

Disbun Lamsel Bagikan Bibit Cengkeh Gratis

Posted by erik12127 pada 27 Oktober, 2008

MESKIPUN saat ini harga hasil perkebunan merosot sangat drastis akibat krisis ekonomi global, namun hal tersebut tidak berpengaruh bagi Dinas Perkebunan kabupaten Lampung Selatan. sebab, dalam waktu dekat ini Dinas Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan akan membagikan bibit Sawit, karet, kakao bersubsidi dan juga bibit cengkeh secara gratis. Hal ini katakan oleh kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan Ir. Hi Chaidirsyah saat ditemui diruangan. Senin (20/10).


Chaidir menuturkan bahwa dampak kerisis global saat ini hanyalah sementara saja dan diperkirakan akan berakhir pada pertengahan Nopember tahun ini. Meskipun saat ini harga hasil perkebunan mengalami penurunan seperti harga kopi hanya Rp. 9 ribu yang sebelumnya mencapai Rp.16 ribu sampai Rp.17 ribu, kelapa sawit yang sebelumnya Rp1.700 saat ini hanya Rp1.000, sedangkan kakao hanya mengalami penurunan berkisar Rp.200 per Kg.

“Harga tersebut adalah harga beli dari kami yang sudah sesuai dengan kesepakatan antara PTPN, Dinas Perkebunan, dan kelompok tani yang sudah menetapkan harga sawit sebesar Rp1.006 per Kg. Kalau para petani menjualnya ketengkulak atau pedagang penampung kemungkinan besar jelas lebih murah,”tuturnya.


Dia menambahkan, meskipun saat ini sejumlah negara terimbas dampak dari krisis global. Namun pihaknya dalam waktu dekat ini akan memberikan bantuan bibit sawit, kakao dan karet bersubsidi kepada para kelompok tani dan bibit cengkeh secara gratis. Untuk pemberian bibit sawit pihaknya sudah menyiapkan bibit sawit sebanyak 10 ribu batang, karet sebanyak 70 ribu batang, kakao 40 ribu batang dan cengkeh sebanyak 17 ribu batang. Nantinya, bibit tersebut akan diberikan kepada kelompok tani sesuai dengan permintaan mereka masing-masing.


“Sebelum bibit tersebut dibagikan, kita akan memberikan penyuluhan terlebih dahulu kepada para kelompok tani. Tujuannya agar para kelompok tani yang menanam bibit sawit, karet, kakao dan cengkeh bisa mengerti pola tanam yang yang baik. Kita juga sudah menyiapkan impestisida untuk mencegah agar tanaman tersebut tidak terserang hama,”katanya

Selain itu, pihaknya akan terus berupaya agar masyarakat petani terutama para petani sawit, kakao, kopi, cengkeh khususnya diwilayah Lampung Selatan bisa sejahtera. Oleh karenanya, dengan pemberian bibit kepada para kelompok tani dimasa yang akan datang bisa lebih baik lagi. Selain memberikan bibit bantuan kepada para kelompok tani, pihaknya terutama Dinas Perkebunan Lampung Selatan juga dalam waktu dekat ini akan mengembangkan UPH kakao yang akan dibangun pabriknya di Kalianda.


“Meskipun saat ini kita terkena dampak krisis gobal, kita akan tetap memberikan bantuan kepada para kelompok tani. Setidaknya untuk saat ini kita sudah berbuat dengan memberikan bibit yang unggul dan mudah-mudahan dalam kurun waktu lima tahun kita bisa memetik buah yang unggul pula. Oleh karenanya, para petani jangan menanam bibit yang tidak berlebel dari pemerintah balai sertifikasi benih. Jika ada para kelompok tani yang melakukan hal tersebut atau menyalah gunakan bibit bantuan tersebut, kami tidak akan memberikan sangsi bahkan akan kami serahkan kepihak yang berwajib,”katanya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: