KOMPAS Yogyakarta

Komunitas Mahasiswa Kelapa Sawit — G’BYE Angkt 2005 and G’Work Angkt 2006

Pengendalian Hama Tikus dengan Burung Hantu

Posted by erik12127 pada 6 April, 2008

  1. Burung hantu (Tyto alba) merupakan predator tikus yang sangat potensial pada perkebunan kelapa sawit. Predator ini mampu menurunkan serangan tikus pada tanaman muda hingga di bawah 5%. Sementara itu, ambang kritis serangan tikus di perkebunan kelapa sawit sebesar 10%.
  2. Burung hantu mampu bertelur 2-3 kali dalam setahun, kemudian menjadi dewasa setelah berumur 8 bulan. Telur yang dihasilkan bervariasi antara 4–19 butir, bergantung pada ketersediaan makanan. Seekor burung hantu mampu memangsa tikus 2–5 ekor sehari.
  3. Pada umumnya penanggulangan serangan tikus di perkebunan kelapa sawit dilakukan dengan menggunakan racun tikus (rodentisida). Namun cara ini dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan dan dianggap tidak ekonomis.
  4. Penggunaan burung hantu sebagai musuh alami merupakan satu alternatif penanggulangan hama tikus di perkebunan kelapa sawit yang sangat efektif dan efisien. Biaya pengendalian serangan tikus dengan burung hantu hanya berkisar 50% dibandingkan penanggulangan tikus secara kimiawi.

2 Tanggapan to “Pengendalian Hama Tikus dengan Burung Hantu”

  1. eddy_syahputra_sp@yahoo.com said

    masih kurang tu mas…tolong jelasin lagi bagai mana kita mengembangbiakan burung hantu, biar yang baca lebih tertarik lagi…tx

  2. Sugali said

    Klau boleh pnjelasannya yg lbih detail lagi, cara pengembang biakan burung hantunya gak dijelasin.??.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: