KOMPAS Yogyakarta

Komunitas Mahasiswa Kelapa Sawit — G’BYE Angkt 2005 and G’Work Angkt 2006

  • KOMPAS

  • Blog Stats

    • 89,973 Pengunjung
  • Chatting Yuk…..

  • Statistik MLM Indonesia

    Statistik MLM Indonesia
  • Meta

  • Arsip

  • My Comment

    mirad sahri di Mahasiswa Magang di Perkebunan…
    Instiper di SARJANA PERKEBUNAN KELAPA SAWI…
    Peluang kerja di per… di Luas, Peluang Kerja di Pe…
    ali asa ad di Pabrik Kelapa Sawit Mini
    adinovi wahyudi di MAMUJU UTARA PENGHASIL SAWIT T…
    H.syamsuri juhri di Pabrik Kelapa Sawit Mini
    Dominicus di Pengendalian Hayati Ulat Api M…
    winarto di Pabrik Kelapa Sawit Mini
    Nessar di MAMUJU UTARA PENGHASIL SAWIT T…
    hotmatua.hasibuan di Pabrik Kelapa Sawit Mini
  • SPKS Photos

  • Online

  • Februari 2008
    S S R K J S M
    « Jan   Mar »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    2526272829  
  • Iklan

Masuk Hutan untuk Dapat Gelar Sarjana Perkebunan

Posted by erik12127 pada 8 Februari, 2008

Terobosan baru dibuat oleh Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta. Mahasiswa Fakultas Pertanian jurusan Budi Daya Pertanian harus masuk hutan selama empat bulan untuk dapat meraih gelar sarjana. Program tersebut baru pertama kali dilakukan perguruan tinggi itu di Indonesia.

Pada angkatan pertama ini, 52 mahasiswa semester tujuh mulai 20 November 2007-18 Maret 2008 masuk hutan kelapa sawit di Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi. Mereka mengikuti kegiatan bertajuk magang dengan menjadi pekerja dan asisten supervisor.

“Magang tersebut merupakan bagian dari intrakurikuler agar mereka dapat menyelesaikan studinya. Mahasiswa harus berinteraksi dengan industri, dunia kerja, agar tahu situasi kerja yang sebenarnya,” tandas Rektor Instiper Dr Ir Herry Wirianata di sela-sela pembekalan akhir peserta magang.

Peserta merupakan mahasiswa program khusus Manajemen Budi Daya Kelapa Sawit yang didirikan atas masukan alumni. Banyak di antara mereka sekarang bergerak di perkebunan kelapa sawit termasuk di PT Astra Agro Lestari Tbk yang pada program perdana ini menjadi tempat bernaung.

Kelapa sawit, tambah dia, menjadi komoditas andalan perkebunan Indonesia. Wajar kalau pemerintah lantas mengembangkannya agar dapat melampaui Malaysia. Kuantitas dan kualitas lahan di sini lebih baik sehingga diharapkan dapat menjadi nomor satu di dunia.

Pemanasan

Perguruan tinggi sebagai agen perubahan, menurut dia, harus menjalin hubungan dengan industri. Dengan begitu lulusannya tak gagap lagi ketika menghadapi dunia kerja.
Mereka benar-benar siap memasuki lingkungan kerja karena sudah mempunyai pengalaman magang di perusahaan.

Selama mengikuti magang, mahasiswa mendapatkan pendampingan dari tujuh dosen. Mereka ikut di lapangan selama dua minggu di awal dan dua minggu pada akhir. Dosen memberikan penilaian seluruh aktivitas mahasiswa di sana, perorangan ataupun kelompok. Mahasiswa juga diharuskan mempunyai buku kegiatan harian.

“Program magang ini pemanasan bagi mahasiswa yang kelak harus siap menjadi orang hutan sesuai dengan gelarnya Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit,” ujar Ir Joko Supriyono dari PT Astra Agro Lestari.

Dia mengingatkan peserta agar benar-benar menjalankan magang secara serius. Dia juga mengisyaratkan peluang bergabung dengan perusahaannya setelah lulus sangat terbuka luas, dengan catatan juga mengikuti prosedur yang berlaku. Hanya mereka telah mempunyai nilai lebih karena sudah mengikuti magang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: